TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menyandang benchmark dengan median harga tanah tertinggi, membuat koridor Permata Hijau-Simprug, Jakarta Selatan kian menggeliat. Pesatnya pertumbuhan fasilitas umum dan infrastruktur, memengaruhi bisnis properti kawasan elit ini.

“Jakarta Selatan merupakan kawasan pemukiman yang terbentuk sejak lama dan diikuti pertumbuhan fasilitas umum di sekitarnya” kata Head of Property Management Jones Lang LaSalle Indonesia, Naomi Patadungan, Selasa (25/7/2017).

Perkembangan kawasan hunian dengan aspek lingkungan yang terjaga asri ini, tergolong pesat dan dikenal sebagai lokasi hunian favorit petinggi negara, selebritas, para profesional maupun ekspatriat.

Chief Executive Officer (CEO) Permata Hijau Suites, Hadi Kusuma mengatakan hunian sekitar Permata Hijau-Simprug berkembang mengikuti dinamikanya. Kondisi ini memberikan pride tersendiri bagi kami untuk mengembangkan apartemen premium di Kawasan Permata Hijau.

“Kebutuhan masyarakat perkotaan masih tinggi, mengingat lokasi Permata Hijau Suites relatif dekat CBD Sudirman dan kawasan Senayan. Juga, berdekatan dengan kantor media cetak maupun stasiun TV nasional. Sehingga, jadwal kerja dapat disesuaikan dengan waktu tempuh menuju lokasi media tersebut” tambah Hadi.

Permata Hijau Suites merupakan hunian eksklusif tertinggi pertama, 36 lantai di koridor jalan utama. Dikembangkan konsorsium Pulau Intan Development dengan Terry Palmer Group dengan dua tower yaitu Ebony terdiri 320 unit dan Ivory 329 unit, bersertifikat strata title di atas tanah HGB.

“Dilengkapi lahan parkir podium dan basemen masing-masing terdiri dari 4 lantai” ujarnya.

Pulau Intan sendiri merupakan salah satu developer dan kontraktor terpercaya. Terbukti dari banyaknya proyek properti yang direalisasikan di Indonesia, khususnya Jakarta.

“Legalitas lahan dengan luas sekitar 9.000 meter persegi, terjamin karena merupakan landbank pabrik handuk Terry Palmer yang migrasi ke Tangerang” ucap Hadi.

Konsep huniannya selaras dengan alam, menggabungkan tingkat privasi dan kenyamanan bagi entrepreneur profesional dan intelektual muda.

 “Sesuai dengan profil target market Permata Hijau Suites, Class A for young age, setiap unit Permata Hijau Suites menggunakan lantai full marmer dan setiap ruangan dilengkapi air conditioner,” ucap GM Marketing Permata Hijau Suites, Ivonne Suwandi.

Melalui jendela dan balkon, penghuni memiliki view menakjubkan hingga 180 – 270 derajat. Impressive real city menghadap area gedung pencakar langit Sudirman, Gandaria City dan Gelora Bung Karno Senayan, Pakubuwono, Simprug, Kebon Jeruk, Central Park dan Taman Anggrek.

“Dalam waktu singkat, pengembangan projek primadona di bilangan Jakarta Selatan, Permata Hijau Suites, jadi perhatian pialang properti dengan harga kompetitif kisaran Rp 1-2,5 miliaran atau Rp 24 jutaan per meterpersegi,” ucap Ivonne.

Terkait pengelola unit properti dan upaya untuk mengoptimalkan hasil investasi atau capital gain dan yield di kisaran 12-15 persen per tahun, tambah Ivonne, perusahaan bekerjasama dengan JLL Indonesia sebagai manajemen properti.

Permata Hijau Suites saat ini, meluncurkan program Hot Price Super Deal dengan angsuran super ringan Rp 8 jutaan per bulan.

“Salah satu keunggulan Permata Hijau Suites adalah serah terima unit, relatif lebih cepat dibandingkan proyek-proyek sebayanya. Hanya sekitar 2 tahun dari sekarang sudah bisa serah terima mulai September 2019,” ungkap Ivonne.

Sumber: Tribunnews